Jurnalis Di Langkat Boikot Pemberitaan Salah Satu Calon Wabup Langkat

halKAhalKI.com - Langkat : Akibat ucapan S salah satu anggota tim pemenangan bakal calon Wakil Bupati Langkat di group WA,Minggu 3/12/2017 yang dinilai melecehkan profesi jurnalis,puluhan jurnalis  yang bertugas di wilayah Kabupaten Langkat sepakat untuk memboikot semua berita kegiatan salah satu bakal calon Wakil Bupati Langkat tersebut.

Kekesalan para Jurnalis di Kabupaten Langkat yang berbuntut pemboikotan pemberitaaan salah satu calon wakil bupati bermula dari pernyataan S yang dianggap Jurnalis Langkat secara tersirat menyatakan "tidak butuh jurnalis Langkat dalam memberitakan kegiatan salah satu bakal calon wakil Bupati".

Menurut BB salah pemilik media cetak  di Langkat yang tergabung di group WA tersebut mengatakan, para wartawan yang tergabung di grup merasa kecewa dengan ucapan S yang merupakan salah satu tim pemenangan bakal Wabup yang secara tersirat menyatakan  "tak butuh wartawan langkat untuk memberitakan kegiatan calon yang didukungnya".

Sementara itu R.I yang juga pemilik media online menyatakan "saya tinggal di Langkat dan saya punya hak suara, tidak tepat jika seorang yang tergabung dalam tim pemenangan salah satu calon Wakil Bupati secara tersirat menaikkan peran jurnalis Langkat dalam memberitakan kegiatan yang di jagokannya, hal yang tidak pada tempatnya pada masa saat ini masa Pilkada dimana seharusnya para calon dan orang orang ditim Pemenangannya merangkul segala komponen.masyarakat bukan meniadakannya".

Lanjut R.I, "Kita bukan mau menambah suhu Pilkada langkat tapi sekedar menunjukkan kita ada dan layak untuk di hormati sebagai pengiatt profesi yang merupakan salah satu pilar dari demokrasi yang diejawantahkan melalui pilkada".

"Boikot ini tidak akan kami cabut biar Calon tidak akan dapat memberikan akses informasi seluas-luasnya kepada kami dan masyarakat Langkat," ujar BB, pemilik surat kabar menimpali.

Terpisah, wartawan online lainnya M.A.P mengatakan tidak akan memilih salah satu paslon berinisial 'Ond' di Pilkada nanti. Alasanya ketika wawancara dengan calon sang calon ,Ond mengatakan, "Aku nomor 1, wakilnya dari PDIP, kalo cuma nomor 2 lebih baik aku tetap di DPRD Sebagai ketua " ujarnya menirukan ucapan Ond kala itu.

"Sekarang apa ? Kok malah menjilat ludah sendiri Ini mau dijadikan contoh ? Ajap kita" ujarnya.

Untuk diketahui, group Whatsapp Kedan-kedan diisi oleh puluhan profesi dan pekerjaan, sudah seyogyanya ucapan TS lebih ditelaah mengingat tahun ini ta politik menjelang Pilkada Langkat./ref