Tak Diijinkan Melintas, Ancam Lapor

Jembatan Air Tenang Batang Serangan ‘Menunggu Korban’

Foto situasi jembatan Air Tenang (3 hari yang lalu saat pemasangan spanduk larangan melintas bagi truck over tonase). Saat itu terlihat masih dilintasi truk, Senin (7/11/2022). /ist.

halKAhalKI.com, Langkat | Ironis kondisi jembatan Air Tenang yang menjadi akses utama masyarakat Kecamatan Batang Serangan dan alur utama bagi penggunaan jalan lainnya dari dan menuju berbagai kawasan, termasuk Tangkahan kawasan wisata andalan Kabupaten Langkat.

Bukan tidak mungkin dari kondisi jembatan yang mengkhawatirkan tersebut bisa menyebabkan korban jiwa bagi pelintasnya. Namun hingga kini jembatan tersebut masih belum ada upaya untuk memperbaikinya.

Antisipasi jatuhnya korban

Walaupun berbagai upaya dilakukan masyarakat, Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Camat Batang Serangan, Kepolisian Polsek Padang Tualang, Koramil 10 Padang Tualang dan instansi lainnya, agar jembatan tidak lumpuh total sebelum dilakukan perbaikan.

Salah satu upaya itu adalah di rentangkannya spanduk bertuliskan 'Dilarang Melintas Kendaraan Bermuatan Lebih Dari 8 Ton Karena Kondisi Jembatan Rusak Berat' oleh UPT (Unit Pelaksana Teknis) JJ (Jalan Jembatan) Binjai Dinas Bina Marga Sumatera Utara di mulut kedua sisi jembatan.

Juga pemasangan rambu-rambu oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, hingga pembuatan posko dan penjagaan oleh petugas gabungan. Dan itu tidak membuat jembatan tersebut menjadi lebih baik tetap mengkhawatirkan penggunanya.

Sebelumnya pada (7/11/22) sekira Jam 17.00 WIB pihak Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara memasang 2 buah rambu-rambu yang tebuat dari besi bertuliskan "Max 8 T dan 100 Meter Kedepan Jembatan Rusak Dilarang Melintas Barang Dengan Muatan Diatas 8 Ton".

Selanjutnya 1 2 3