Jaksa Langkat Tetapkan Mantan Kadis BMBK Sumut Tersangka

Kajari Langkat Muttaqin Harahap didampingi Kasi Intelijen Boy Amali dan Kasi Pidsus M Junio Ramandre saat menggelar konferensi pers terkait capaian kinerja Kejari Langkat, periode Februari hingga Juni tahun 2021, Rabu (21/7/2021) sore.

halKAhalKI.com, Langkat | Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat tetapkan Mantan Kadis Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Sumut berinisial MAEP, sebagai tersangka dugaan kasus korupsi rehabilitasi/pemeliharaan pada satuan kerja, UPT Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat, pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, tahun anggaran (TA) 2020.

Ini disampaikan Kajari Langkat Muttaqin Harahap disampingi Kasi Intelijen Boy Amali dan Kasi Pidsus M Junio Ramandre, Rabu (21/7/2021) sore, saat menggelar konferensi pers terkait capaian kinerja Kejari Langkat, periode Februari hingga Juni tahun 2021. "Penyelidikannya mulai dilakukan 15 April 2021 sesuai perintah penyelidikan tanggal 15 April 2021," kata Muttaqin,

Menurut Kajari Langkat, Dari hasil penyelidikan, pihaknya telah lakukan gelar perkara di tingkat penyidikan dan memeriksa lebih kurang 30 saksi dan pengumpulan dokumen. Menurunkan tim ahli dari USU serta kordinasi dengan BPKP perwakilan.

Dari hasil penyelidikan itu, pada 19 Juli 2021 diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat anggaran sebesar Rp4,48 Miliar pada Dinas BMBK Sumut dan telah mengalami perubahan menjadi Rp2,499 Miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pemeliharaan rutin jalan Provinsi di Kabupaten Langkat. Pekerjaan pemeliharaan itu dilaksanakan pada tujuh ruas jalan di Kabupaten Langkat, seperti di Pangkalan Susu dan daerah lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan itu, ditemukan beberapa penyimpangan diantaranya, manipulasi dokumen pertanggungjawaban, pelaksanaan kegiatan fiktif dan pengurangan volume pengerjaan.

Selanjutnya 1 2 3