Isu Kamar Mewah Lapas Narkotika Langkat,Disidak Kanwil Kemenkumham

Foto : Lapas Narkotika Klas III Langkat diisidak Direktur Pelayanan Tahanan Lilik Sujandi dan Kadiv PAS Abdul Haris, Sabtu 18/8/2018. - istimewa

halKAhalKI.com, Tanjung Pura - Beredar kabar di media sosial yang menyatakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Langkat memiliki kamar mewah untuk tahanannya.

Beredarnya kabar tak sedap tersebut membuat gerah pihak Lapas Narkotika Klas III Langkat, pasalnya kabar tersebut tanpa konfirmasi ataupun mempertanyakan kebenaran kepada pengelola Lapas tersebut.
Hal ini membuat Kepala Lapas Narkotika Klas III tersebut merasa disudutkan dengan adanya kabar mengenai Lapas memiliki fasilitas mewah dan lebih dari kamar lainnya itu.

Akibat kabar yang beredar di media sosial tersebut, beberapa petinggi dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara beberapa kali melakukan inspeksi mendakak (sidak) ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat.

Informasi yang di rangkum menyatakan sidak terhadap Lapas Narkotika Klas III Langkat telah berulang kali dilakukan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara diantaranya, tanggal 9 Juli 2018 kemarin, sidak dilakukan Lilik Sujandi saat menjabat Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumatera Utara.

Selanjutnya pada bulan Agustus 2018 ini, Inspeksi mendadak 3 kali di lakukan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara. Diantaranya Sidak yang dipimpin Kadiv Pas yang baru Abdul Haris, kemudian tanggal 9/8/2018 Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara Drs Priyadi, Bc. IP. M.Si memimpin langsung inspeksi mendadak ke Lapas Narkotika tersebut.Tim yang tiba di Lapas sekira pukul 09.00 WIB diantarnya beranggotakan Kadiv Pas Abdul Haris dan diturut serta dalam tim tersebut beberapa jurnalis dari Medan.

Dan terakhir tanggal 18/8/2018, kembali Sidak juga dilakukan oleh Direktur Pelayanan Tahanan Lilik Sujandi didampingi Kadiv Pas Abdul Haris dan sidak dilaksanakan dini hari sekira pukul 1.30 WIB.

Kepala Lapas Narkotika Klas III Bahtiar Sitpu kepada halKAhalKI.com, Rabu 22/8/2018 menyatakan dari sidak tersebut tidak terbukti dan ditemukan adanya kamar mewah di Lapas Narkotika Klas III Langkat.

"Dari sidak pada 18 Agustus itu, tidak ditemukan atau terdapatnya kamar mewah, dan hanya menemukan Hp,kabel listrik dan cok (steker listrik,red)".

Menurut Bahtiar, isu Lapas Narkotika Klas lll Langkat ini memiliki kamar mewah,tidak benar alias Hoax.

"Isu ini terus menyudutkan kita, dan terjadi semenjak masuknya Narapidana yang bernama Herry Wibowo alias Kewel, yang merupakan warga Pukat Harimau,Kelurahan Bantan Timur,Kecamatan Medan Marelan,"sebut Bahtiar Sitepu.

lanjut Bahtiar, "Kewel merupakan Narapidana pindahan dari Lapas Klas l Tanjung Gusta, yang masuk ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat pada 2 Juli 2018 lalu,"

"Herry Wibowo alias Kewel merupakan Narapidana putusan perkara 3958/pidana khusus/2016/Pengadilan Negeri Medan,  dengan hukuman penjara 8,8 tahun, denda 1 Miliar dan Subsider 1 bulan," pungkas Kalapas Narkotika Klas III Langkat tersebut./ref