Ironis di tengah Laju Pembangunan Langkat. Awaluddin Bertahun hidup di Gubuk 2×2, Tak Punya KTP Luput dari Perhatian

Awaluddin (54) warga Dusun 1 Desa Muka Paya Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat di gubuk yang berukuran 2 x 2 Meter berdindingkan tepas dan beratap Rumbia.

Langkat, halKAhalKI.com |Ditengah pesatnya pembangunan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ada terselip kisah yang memilukan, Awaluddin (54) warga Dusun 1 Desa Muka Paya Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat tahunan mendiami gubuk berukuran 2 x 2 meter yang berdindingkan tepas dan beratap rumbia.

Di gubuk tersebut Awaluddin hidup sendiri dengan penuh keprihatinan tanpa pernah menerima bantuan dari pemerintah khususnya Pemerintahan Desa Muka Paya, maupun Pemerintah Kabupaten Langkat, sebagaimana amanat konstitusi UUD 1945 pasal 34 ayat 1, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

Awaluddin lajang tua yang tinggal di gubuk tak layak huni dan hanya memiliki sepeda tua yang tak bisa digunakan karena rusak. Ia hanya mengantungkan hidupnya dari belas kasihan orang lain sebab ia tidak mampu bekerja lagi di karenakan kondisi kesehatannya.

Hal ini diperparah lagi dengan situasi penyebaran virus COVID-19, ia tak menerima apapun bentuk bantuan dampak penyebaran virus corona yang di berikan pemerintah.

Gubuk 2x2 yang menjadi tempat bernaung Awaluddin./dok foto hK2

"Pak Awaluddin karena alasan tak memiliki identitas KTP, tidak pernah terdata sebagai penerima dan mendapat bantuan apapun dari pemerintah termasuk bantuan dampak Corona yang disalurkan Pemerintah. Pemprov, Pemkab maupun Pemerintahan Desa," sebut Khairuddin yang memposting kondisi Awaluddin di laman facebook-nya saat dihubungi halKAhalKI.com, Sabtu (30/5/2020) siang.

Selanjutnya 1 2