Ini Kata Penasehat Hukum Desa Sei Litur Tasik dan Camat Sawit Seberang, Terkait ‘Mosi’ Tak Percaya Warga Terhadap Kadesnya.

Penasehat Kantor Desa Sei Litur Tasik, M Mas'ud MZ S.H. M.H,

Langkat, hK2 | Kepala Desa tidak bisa di pecat hanya dikarenakan ketidak percayaan warganya. Ini dikatakan Penasehat Hukum Kator Desa Sei Litur Tasik Kecamatan Sawit Seberang Kabupaten Langkat, M Mas'ud MZ, S.H., M.H menanggapi informasi surat pernyataan warga yang tidak percaya terhadap Kepala Desa (Kades) Sei Litur Tasik.

Di paparkan Mas'ud dalam keterangan tertulisnya yang di terima halKAhalKI.com, Sabtu (13/2/2021) pagi. Surat yang berisikan mosi tak percaya terhadap Kepala Desa Sei Litur Tasik berinisial SAR dari oknum mengaku mewakili masyarakat yang meminta agar Kepala Desa diganti, surat tersebut yang beberapa hari lalu dikirim kepada Bupati Langkat.

"Apa yang dilakukan warga itu sah-sah saja, mereka menyampaikan pendapatnya, jika alasan-alasan yang mendasari surat mosi tak percaya itu dapat dipertanggung jawabkan, apa lagi terkait tanda tanggan yang katanya ada 500 orang warga, jika hal ini nantinya tidak sesuai fakta maka akan dapat menjadi masalah hukum." kata Mas'ud yang akrab di sapa Dimas.

'Mosi' tak percaya, tak bisa berhentikan Kades

Menurutnya, mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa itu ada aturan hukumnya, dan tekah diatur pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permenagri) nomor 82 tahun 2015 diubah menjadi nomor 66 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala desa,

"Artinya secara aturan, yang bisa memberhentikan jabatan Kepala Desa yang dikarenakan, Kepala Desa meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan karena berakhir masa jabatan, terlibat pidana, tidak melaksanakan tugas selama 6 bulan, beristri sah lebih dari satu, serta masuk kedalam pengurus partai politik, dan karena adanya perubahan status desa menjadi kelurahan, penggabungan 2 Desa atau penghapusan Desa. selain itu maka tidak dapat di berhentikan, apalagi ingin memberhentikan Kades hanya dengan membuat surat mosi tidak percaya. Itu tidak bisa sebab negara kita adalah negara hukum semua ada aturan hukumnya," papar Dimas.

Bermuatan politik lokal menjelang Pilkades

Dimas juga mensinyalir adanya muatan politik lokal dalam timbulnya mosi tak percaya terhadap Kepala Desa Sei Litur Tasik, menjelang Pemilihan Kepala Desa Pilkades). "Jika saya perhatikan di Desa Sei Litur Tasik ini setiap akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa maka politik hitam dengan cara yang sama dilakukan oleh oknum-oknum yang berbeda pandangan politik, dengan cara yang sama, membuat isu korupsi, dan isu-isu lainnya, lalu melaporkan ke pihak-pihak berwajib," sebutnya

Selanjutnya 1 2 3