Ibrahim Hongkong Di Pecat NasDem,NasDem Langkat Langsung Koordinasi Ke KPU

Foto : Ibrahim Hasan alias Ibrahim Honglong di Kawal Petugas BNN menuju Press realease BNN di Belawan 21/8/2018./istimewa

halKAhalKI.com, Langkat - Ibrahim Bin Hasan atau yang lebih di kenal sebagai Ibrahim Hongkong yang diringkus BNN terkait penyeludupan sabu 105 kg dan 30 ribu ekstasi di pecat dari keanggotaan Partai NasDem. Pemecatan Ibrahim Hongkong tersebut dilakukan Partai NasDem melalui melalui SK No 100-SK/DPP-Nasdem/VIII/2018, yang ditandatangani oleh Ketum DPP NasDem Surya Paloh dan Sekjen DPP Nasdem Johnny G Plate per 21 Agustus 2018.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Langkat Ajai Ismail kepada halKAhalKI.com Selasa Malam 21/8/2018 membenarkan pemecatan Ibrahim Bin Hasan dan akan melakukan tindakan tindakan yang sejalan dengan surat pemecatan dari DPP Partai NasDem.

"Iya...Ibrahim Hongkong udah di pecat Partai dan surat pemecatannya telah kami terima", tutur Ajai.

Disinggung tentang tindakan apa yang akan dilakukan DPD Partai NasDem Kabupaten Langkat, Ajai Ismail mengatakan, "akan kita tindak lanjuti PAW (pengantian antar waktu) -nya di sebagai anggota DPRD Langkat, dan itu perlu proses," kata Ajai.

Baca juga : Ibrahim Hongkong Ditangkap BNN Saat Sosialisasi caleg Pemilu 2019

Foto : Ajai Ismail Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Langkat/istimewa

"Dan kami telah barusan telah mendatangi KPU Langkat untuk memproses penarikan Ibrahim dari DCS (daftar calon,sementrara,red). di KPU tadi kami diterima Muhammad Khair Anggota KPU dan menurutnya KPU akan menunggu proses peradilan Ibrahim Hongkong atas kasusnya hingga berkekuatan hukum tetap".

Masih Ajai Ismail, "Kami menyampaikan pada KPU Langkat,bahwa kasus Ibrahim Hongkong udah A1 karena BNN yang menangkapnya, jadi kami sebagai pimpinan Partai NasDem Langkat yang merupakan perpanjangan tangan DPP Partai NasDem meminta untuk Ibrahim dikeluarkan dari DCS karena dia tidak mewakili NasDem lagi tidak ada partai yang mengusungnya menjadi caleg (calon legislatif,red)".

"Tetapi Khair (Muhammad Khair,Red) menyampaikan kepada kami, agar dibuatkan laporan atau masukan masyarakat terkait kondisi hukum Ibrahim Hongkong, dan KPU Langkat akan menindak lanjuti pengaduan masyarakat tersebut".pungkas Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Langkat tersebut.

Kepada halKAhalKI.com Muhammad Khair anggota KPU Langkat Selasa malam 21/8/2018 membenarkan kedatangan Ketua DPD Partai NasDem Langkat ke Kantor KPU Langkat terkait DCS Ibrahim Bin Hasan, "tadi kita sudah sampaikan hal hal yang mengubah DCS, terkait hal itu kita menunggu masukan masyarakat,"kata Muhammad Khair.

Baca Juga :
Seludupkan Sabu, Ibrahim Hasan Anggota DPRD Langkat Terancam Hukuman Mati.
Irjen Pol Arman Depari Jelaskan Penangkapan Anggota DPRD Langkat Bersama 6 Lainnya

Terkait pemecatan Ibrahim Hongkong, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sumatera Utara Iskandar ST mengatakan sebagaimana di kutip dari detikcom

"Ini jadi bentuk komitmen NasDem untuk membersihkan partai dari oknum-oknum yang melanggar aturan,"

"Dia juga akan di-PAW. Ini jadi sanksi berat bagi siapa saja yang terlibat kasus pidana," ujar Iskandar,Selasa (21/8/2018).

Baca juga :
Satgas Anti Narkoba Sumut Apresiasi Penangkapan BNN di Langkat.
Anggota DPRD Langkat Ditangkap Karena Sabu oleh BNN Terancam Di Pecat Partainya

Dari informasi yang dirangkum diketahui Ibrahim Bin Hasan masuk kedalam DCS anggota DPRD Langkat di Pemilu 2019 bulan April yang akan datang. Ibrahim terdata sebagai calon sementara DPRD Langkat dari Partai NasDem dan akan bertarung memperebutkan suara rakyat di daerah pemilihan 5 yang meliputi Kecamatan Babalan, Kecamtan Sei Lepan, Kecamatan Brandan Barat, Kecamatan Pangkalan Susu,Kecamatan Besitang dan Kecamatan Pematang Jaya dengan jumlah alokasi 12 kursi DPRD Kabupaten Langkat.

Selain hal tersebut hingga saat ini Ibrahim Bin Hasan masih terdaftar sebagai anggota DPRD Kabupaten Langkat dengan Fraksi Partai NasDem hasil Pemilu 2014, di DPRD Langkat dia juga terdaftar dalam alat kelengkapan DPRD Kabupaten Langkat. Didalam DPRD Kabupaten Langkat Ibrahim Hongkong juga tercatat sebagai anggota alat kelengkapan DPRD yaitu di Kmisi A dan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Langkat./ref