Harimau Mangsa Sapi Milik Jumangin di Bohorok

Foto : sapi di terkam harimau hingga tewas di Dusun VIII Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Kamis 23/9/2018/ istimewa

halKAhalKI.com ,Bohorok - Seekor sapi milik Jumangin (54) warga Dusun VIII Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat mati di duga dimangsa oleh satwa liar jenis Harimau

Kejadian tersebut diperkirakan Kamis (23/8) pagi, setelah tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), YHWA ,WCS, anggota Polsek Bahorok, pihak Kecamatan Bahorok dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bahorok Pontius Gad Munthe, meninjau lokasi kejadian dan mereka menemukan seeokor lembu telah mati dengan kondisi yang mengenaskan. Ada gigitan dan cakaran dibagian tengkuk/leher bagian atas kemudian bagian ekor lembu koyak dan daging hilang sekitar 10 kg.

Menurut Jumangin sapi miliknya tersebut sengaja di asingkan dari kawanannya karena memasuki masa subur, dan malam harinya masih diawasinya, sekira pukul 05.00 WIB Jumiran juga melihat lembunya masih hidup.

“Saya memang ada mendengar suara datok (Harimau) dan memohon belas kasihan agar jangan memangsa hewan ternak saya” ujar Jumiran

Selanjutnya pihak BBKSDA dan tim memasang Kamera Trap untuk memantau pergerakan satwa liar tersebut, serta mendirikan pos pengawasan sekitar 1 km dari TKP untuk waktu satu  minggu kedepan.

Kepala BBKSDA Sumatera Utara Ir.Hotmauli Sianturi, M.Sc For melalui Kasi KSDA Wilayah II Stabat, Herbert BP Aritonang meminta kepada masyarakat agar tetap mempercayakan penanganan konflik satwa liar ini kepada instansi berwenang.

“Tim gabungan sudah  berada di lokasi yang terdiri dari BBKSDA, BBTNGL, WCS dan beberapa mitra pemerhati dan ahli satwa liar jenis harimau, “ katanya

Lebih lanjut dijelaskan Herbert, tim akan melakukan upaya maksimal agar satwa liar tidak memasuki areal pemukiman dengan berbagai peralatan dan teknik yang dimiliki.

“Masyarakat jangan melakukan tindakan sendiri yang justru bisa membahayakan diri sendiri,” kata Herbert

Kemudian diimbau kepada masyarakat sekitar lokasi kejadian, khususnya Desa Timbang Lawan dan Dusun Selayang, Desa Lau Damak untuk waspada, untuk tidak ke hutan. Jika terpaksa harus ke hutan mohon untuk membawa teman. Begitu juga dengan anak-anak untuk bermain di sekitar pemukiman saja`/ref