GMKI Medan Nilai Pemko Medan Tak Serius Tangani Pengelolaan Pasar Pringgan.

halKAhalKI.com, Medan- Puluhan pedagang pasar dikawasan pringgan, Iskandar Muda berkumpul menolak kedatangan PT Parbens kedalam areal pasar untuk memasang plank pengelola.

PT Parbens dalam hal ini pihak swasta yang ditunjuk oleh Pemko Medan sebagai pengelola Pasar dinilai sudah menyalahi aturan perizinan, sebab berdasarkan SK yang dikeluarkan oleh Walikota Pertanggal 25 Agustus 2017 yang menjadi pengelola pasar yang sah adalah Perusahaan Daerah (PD) Pasar.

Massa yang berkumpul menghadang perwakilan PT Parben dengan menggunakan kaleng-kaleng dan peralatan dapur sembari berteriak menggunakan pengeras suara.

"Kalian siapa? Kami tak mau ada yang mengganggu pasar kami, jangan ada pertumpahan darah disini" teriak inang-inang pedagang

Menurut salah seorang pedagang Pihak PT Parbens sudah datang dari pukul 12 dini hari dengan membawa aparat Brimob namun berhasil diusir.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Piki Darma Kristian Pardede menilai regulasi kebijakan yang diterbitkan oleh Pemko Medan sudah sangat tidak wajar sebab ada tumpang tindih keputusan perihal pengelolaan pasar.

"Kita (GMKI-red) sudah mendampingi pedagang sejak januari lalu, senin 9 April 2018 lalu kita juga melakukan audiensi bersama Asissten Walikota dan kami menilai regulasi yang dikeluarkan oleh Pemko Medan terkait pihak pengelola pasar sudah menyalahi aturan yang ada. Pemko sudah mengeluarkan 2 SK pengelola namun tidak ada titik temu dalam penunjukan pengelola nya terkait pencabutan dan penerbitan SK" tutur Piki kepada awak media.

Piki menambahkan Walikota Dzulmi Eldin tidak tegas dalam hal koordinasi perihal penerbitan pihak pengelolaan pasar.
"Yang pastinya Pak Eldin harus tegas, sesuai Perwal No 46 tahun 2014 juga tegas dikatakan yang menjadi pengelola pasar adalah PD Pasar bukan lagi pihak swasta itu (PT Perbens-red), jadi kenapa muncul lagi SK pengelola. Ada kejanggalan juga disini" tambahnya

Massa saat ini masih berjaga-jaga berkumpul di depan kantor PD pasar menunggu pihak-pihak yang mencoba menduduki pasar./rel