Pembakaran gubuk di lokasi pada salah satu pengerbekan sarang penyagunaan narkoba oleh Satres Narkoba Polres Langkat. /foto humas Polres Langkat
halKAhalKI.com, Langkat || Tiga puluh delapan kasus narkoba diungkap satuan reserse narkoba Polres Langkat sepanjang bulan Februari 2026. 50 tersangka pun turut diamankan dalam kasus tersebut.
Data yang dihimpun menyebutkan, dari jumlah tersangka itu, tercatat 49 pria dan 1 perempuan. Petugas juga menyita barang bukti berupa ganja seberat 791,98 gram, sabu 247,43 gram, 10 butir ekstasi, serta 1 batang pohon ganja.
Selain hal tersebut. Polres Langkat juga melakukan penggerebekan terhadap lima lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti secara cepat oleh jajaran kepolisian.
Kasatres Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah, yakni, di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan 13 Februari 2026, Dusun Anggrek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura 18 Februari 2026, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang 23 Februari 2026, Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan 24 Februari 2026 dan di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan 26 Februari 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah gubuk yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika. Bangunan-bangunan tersebut kemudian dibongkar dan dimusnahkan disaksikan perangkat desa dan masyarakat sebagai bentuk keterbukaan penanganan perkara.
Amrizal juga mangatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan yang mengedepankan penindakan sekaligus pencegahan.
“Fokus kami bukan hanya menangkap pelaku, tetapi juga menutup ruang-ruang yang selama ini dimanfaatkan untuk aktivitas narkoba. Dukungan informasi dari masyarakat sangat membantu dalam pengungkapan ini,” papar Kasatres Narkoba langkat tersebut, Minggu (1/3/26)
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa perang terhadap narkoba akan terus menjadi prioritas institusinya. Ia menilai keberhasilan pengungkapan puluhan kasus dalam satu bulan menunjukkan keseriusan jajaran dalam menjaga wilayah Langkat dari ancaman narkotika.
