Dugaan Pelanggaran Pasal 242 KUHP dan UU ITE. Polisi Mintai Keterangan Rasita  dan Okor Ginting sebagai Pelapor

Usai dimintai keterangan oleh penyidik, Rasita br Ginting didampingi Penasihat Hukumnya Fadillah F Lubis SH dan Doni SH saat diwawancarai oleh jurnalis di Mapolres Langkat, Kamis (7/10/2021). / foto dok hK2.

halKAhalKI.com, Langkat | Seri Ukur Ginting alias Okor Ginting dan anaknya Rasita br Ginting, hari ini Kamis (7/10/2021) dimintai keterangan oleh Polres Langkat terkait laporan masing masing yakni Nomor STTLP/B/591/IX/2021/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA dan Nomor STTLP/B/590/IX/2021/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA.

Okor Ginting dimintai keterangan oleh penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polres Langkat terkait dugaan pelanggaran UU ITE oleh Sum dalam ujarannya di salah satunya konten channel youtube Yong Ganas.

Sementara Rasita br Ginting yang merupakan putri dari Okor Ginting dimintai keterangannya oleh penyidik unit Pidum Satreskrim Polres Langkat terkait laporannya terhadap Susilawati br Sembiring, yang diduga telah memberikan keterangan palsu di bawah sumpah melanggar pasal 242 KUHP dalam persidangan Pengadilan Negeri Stabat dalam perkara register nomor 405/Pid.B/2021/PN.Stb, yang Majelis Hakim telah membuat ketetapan terkait kesaksian palsu di bawah sumpah pada Agustus 2021 yang lalu.

Dalam memberikan keterangannya kepada penyidik Polres Langkat ini Okor Ginting dan Rasita br Ginting didampingi Penasihat Hukumnya Fadillah F Lubis SH dan Doni SH.



Usai memberikan keterangannya sebagai pelapor, Penasihat Hukum Rasita menjelaskan kedatangan mereka ke Polres Langkat. "Rasita diperiksa terkait penetapan Susilawati sebagai tersangka memberikan keterangan palsu di bawah sumpah. Klien kita memberikan keterangan sesuai dengan fakta di persidangan," kata Fadillah SH.

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...