Ketua Bapemperda : Ranperda Larangan Bagi Siswa Membawa HP Ke Sekolah, Mencegah Efek Negatif

DPRD Langkat Sahkan 7 Ranperda Inisiatif

Foto : Nurul Azhar Lubis Ketua Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Langkat menyerahkan 7 Ranperda inisiatif DPRD Langkat kepada Ketua DPRD Langkat Surialam, Kamis (27/6/2019)

halKAhalKI.com, LANGKAT | Tujuh  darft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang merupakan inisiatif DPRD Kabupaten Langkat di sahkan menjadi Ranperda) Kabupaten Langkat dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Langkat,Kamis (27/6/2019). 

Ketujuh draft Ranperda yang disetujui menjadi Ranperda tersebut antara lain,Ranperda Wajib Belajar bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Ranperda Larangan Membawa Handphone bagi Siswa Kesekolah, Ranperda Penyelenggaraan Kearsipan,Ranperda Penyelenggaraan Pengelolaan Perpustakaan,Ranperda Perlindungan Ketenaga Kerjaan, Ranperda Pengelolaan Museum dan Ranperda Pelayanan Publik.

Nurul Azhar Lubis Anggota DPRD Kabupaten Langkat ,selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Langkat memaparkan latar belakang dan tujuan penyusunan Ranperda kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Langkat.

Nurul juga menjelaskan, bahwa Ranperda tentang wajib belajar MDTA bertujuan untuk mencerdaskan, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa, wajib belajar MDTA juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan tambahan pendidikan agama islam bagi siswa Sekolah Dasar (SD).

Selanjutnya 1 2