Ditkrimsus Poldasu Geledah Kantor PT ALAM dan Rumah Dody Shah Terkait Hutan Lindung

Foto Polisi membawa kotak berisi berkas yang diambil dari lokasi pengeledahan, Rabu 30/1/2019. isst

halKAhalKI com, Medan - Diskrimsus Polda Sumatera Utara mengeledah beberapa rumah terkait PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM). Serangkaian pengeledahan dilakukan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara  didua lokasi yaitu rumah di Jalan Sei Deli No.44-16 Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat yang sebut sebagai kantor PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) dan rumah Dody Shah yang berada di Komplek Cemara Asri, Rabu (30/1/2019).

Pantauan dan informasi yang dirangkum jurnalis di kedua lokasi tersebut, terutama di Kantor PT ALAM sebuah perusahaan perkebunan Kelapa Sawit, terlihat sejumlah personel Kepolisian tidak berseragam dan berseragam lengkap bahkan ada yang dilengkapi senjata laras panjang sehingga menyebabkan aktivitas kantor tersebut terhenti.

Sekira pukul 11.30 WIB diinformasikan personil Kepolisian melakukan pengeledahan. Di gedung berlantai tiga berpekarangan luas. Pintu gerbang setinggi hampir 3 meter ditutup rapat oleh tiga lelaki yang diduga pekerja PT ALM sehingga tidak terlihat aktifitas dari luar dan menghalangi dari pantauan jurnalis.

Foto : Personil Kepolisian berjaga jaga diluar lokasi pengeledahan Ditkrimsus Polda Sumatera Utara , Rabu 30/1/2019. ist

BACA JUGAPoldasu Tetapkan Dody Shah Tersangka Kasus Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung di Sei Lepan Langkat

Di lokasi kedua Komplek Perumahan mewah Cemara Asri Diskrimsus Polda Sumatera Utara juga melakukan pengeledahan di rumah Dody Shah yang juga adik wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Musa Rajekshah tersebut

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol, Tatan Dirsan Atmaja, yang dikonfirmasi jurnalis membenarkan pengeledahan tersebut dan menyatakan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan terkait alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit di Kabupaten Langkat. Penggeledahan itu, katanya, dilakukan di rumah Dody Shah dan juga PT ALAM.

"Penggeledahan ini terkait kasus hutan lindung yang diubah menjadi sawit di Langkat," kata Tatan Dirsan Atmaja.

Dijelaskan Tatan, pelaksanaan penggeledahan setelah pada hari Selasa (29/1/2019)  kemarin, Dody Syah diamankan Polda Sumut karena tidak memenuhi panggilan Polisi yang telah dua kali di kirimkan Polda Sumatera Utara.

"Setelah diamankan, lalu dilakukan penggeledahan terhadap kedua lokasi itu," jelasnya.

Saat ini, sambung Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Dody telah diamankan di Polda Sumut dan yang bersangkutan statusnya masih sebagai saksi. "Sudah di Polda Sumut. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. /tim