Di Binjai, Ayah Biadap Cabuli 3 Anak Kandungnya Yang Berusia Belasan Tahun

halKAhalKI.com, Binjai - Seorang ayah bejad di tangkap opsnal Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Binjai karena amencabuli tiga orang anak kandungnya,Selasa (4/12/2018).

Nur Hidayat (39) warga Jalan Bambuan, Lingkungan 10, Kelurahan Sumber Muliorejo, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara diamankan personil Polres Binjai karena tega mencabuli tiga dari lima anaknya yang berusia belasan tahun

Perbuatan biadap Nur Hidayat diketahui setelah salah seorang anak pelaku melaporkan kasus pencabulan itu ke polisi. Tak berselang lama, tim opsnal PPA dan unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Binjai bergerak cepat dengan menangkap pelaku di rumahnya.

Informasi yang dirangkum halKAhalKI.com menyebutkan, sekira pukul 17.30 WIB ini selasa 4/12/2018, Kepala tim Opsnal PPA menerima informasi bahwa Nur Hidayat baru pulang dari tempat kerja di pajak Melati Medan.

Mendapati informasi Hidayat berada dirumahnya personil opsnal PPA dan opsnal jahtanras langsung menuju rumah Hidayat dan menangkapnya. Kepada penyidik, tersangka sempat membantah melakukan perbuatan tak sesonoh terhadap ketiga putrinya. Namun, setelah diberitahukan salah seorang anaknya sudah melaporkan perbuatan tersangka ke polisi tersangka baru mengakui perbuatannya. Selanjutnya Hidayat di boyong ke polres Binjai guna pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat menerima perbuatan cabul dari ayahnya ketiga anak tersebut masih mengalami trauma dan shock.

Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan mengaku sudah melakukan perbuatan keji terhadap ketiga anak kandungnya sejak tiga tahun lalu. Perbuatan biadab itu dilakukan karena istrinya yang bekerja sebagai tukang pijit sering meninggalkan rumah sampai tengah malam. “Ya, tiga orang anak, Pak. Saya lakuin itu karena istri saya sering pulang larut malam,” kata Nur Hidayat.

Akibat perlakuan bejad Nur Hidayat terhadap ketiga anaknya yang berusia belasan tahun tersebut, ayah bejad tersebut disangkakan telah melanggar Pasal 81 ayat (3) Jo pasal 76D dan pasal 82 ayat (2) Jo pasal 76E UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPU Np 1 tahun 2016 Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dn diancam minimal pidana lima tahun./ref