Dalam Sidang PN Stabat. Kuasa Hukum Okor Ginting : Dakwaan JPU Tidak Sesuai Ketentuan dan Meminta Batal Demi Hukum

Minola Sebayang dan tim, kuasa hukum Okor Ginting, membacakan eksepsinya dalam sidang di runga Candra PN Stanbat, Rabu (21/7/2021) pagi. /dok hK2 foto

halKAhalKI.com, Langkat | Sidang kedua perkara yang melibatkan Seri Ukur Ginting (58), Rasita Br Ginting (29) dan Pardianto Ginting (41) sebagai tersangka dengan perkara pidana no 405/pidana. B/2021/PN.STABAT berlangsung di ruang sidang Candra PN Stabat, Rabu 21/7/2021).

Sidang kedua dengan agenda pembacaan Nota Keberatan atau Eksepsi ketiga terdakwa, dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Majelis Hakim yang diketuai As'ad Rahim Lubis SH MH di ruang sidang Candra Pengadilan Negeri (PN) Stabat,Rabu (14/7/2021).

Kuasa hukum terdakwa : tidak sesuai ketentuan, dakwaan JPU batal demi hukum

Dalam eksepsinya kuasa hukum ketiga terdakwa dari kantor Law Firm Minola Sebayang & Patners, diantaranya menyatakan surat dakwaan penuntut umum batal demi hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan pasal 143 ayat (2) huruf B KUHAP.

"Majelis Hakim yang Kami Muliakan. Saudara penuntut umum yang kami jormati, serta hadirin sidang sekalian. Sebagaimana kami telah sampaikan dalam keseluruhan nota keberatan atau eksepsi ini, maka surat dakwaan saudara penuntut umum secara nya tidak memenuhi syarat materi sebagaimana diatur pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP maupun SEJA 004/1993. Surat dakwaan saudar jaksa penuntut umum kabur/tidak jelas dan tidak berisi uraian sangat jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan," sebut Vanny SH salah satu tim Kuasa hukum para terdakwa dari kantor Law Firm Minola Sebayang & Patners.

Berdasarkan pertimbangan hal hal yang telah penasehat hukum para terdakwa uraikan tersebut diatas. Maka dengan segala kerendahan hati, kami mohon kepada ketua Majelis Hakim dalam perkara a quo kiranya berkenan mempertimbangkan dan menerima nota keberatan (eksepsi) kami ini dan selanjutnya memberi putusan sebagai berikut :



Selanjutnya 1 2