Camelia Panduwinata Lubis dan Widya Agustina Lubis Kunjungi Pasar Tradisional

halKAhalKI.com,Medan -  Guna menarik simpati masyarakat, terutama simpati para pedagang, Caleg dari partai Golkar untuk DPR RI, Dapil Sumut 1, Camelia Panduwinata Lubis bersama dengan Caleg DPRD Kota Medan, Dapil 5, Widya Agustina Lubis SE mengunjungi pasar tradisional yang ada dilingkup dapilnya untuk bersilaturahmi sekaligus berbelanja beberapa kebutuhan sehari-hari, Selasa (20/2/2019).

Adapun pasar tradisional yang mereka kunjungi antara lain Pasar Pagi Starban Polonia dan juga Pasar Muara Takus. Selain menjalin silaturahmi, Camel dan Widya pun mencoba berinteraksi kepada para pedagang. Dimana Camel mencoba bertanya soal gejolak harga pasar yang sempat diisukan melonjak naik.

"Jadi bu, harga pasar sekarang gimana yang ibu rasakan? Karena kan ada yang bilang harga gak stabil. Menurut ibu sendiri gimana selaku penjual?," tanya Camel kepada seorang pedagang buah di pasar tradisional Polonia.

Menjawab pertanyaan tersebut, Siska (35) yang sehari-harinya berjualan buah mengatakan bahwa harga pasar relatif normal dan tidak ada lonjakan apapun. Bahkan menurutnya, apa yang dilakukan pada pemerintahan Jokowi saat ini sudah sesuai. Sebab, jelasnya, harga pasal relatif normal untuk pedagang dan juga para pembeli.

"Kalau ada yang bilang harga naik dan gak normal, itu semua hoax (bohong). Harga semua normal, gak ada masalah dengan harga-harga barang. Jadi jangan terlalu di dengar kali kalau ada yang bilang harga gak normal," ucap Siska tegas.

Hal senada turut disampaikan Salam selaku pedagang daging di pasar tersebut. Dikatakannya bahwa harga daging saat ini senantiasa standart dan normal.

"Walau terkadang naik turun harganya, tapi yang pastinya harga bahan pokok ini normal semua. Jangan kan daging, harga sayur pun juga sama kok," ucap salam.

Sebelum meninggalkan Pasar Tradisional Starban, Camel dan Widya juga berbelanja beberapa kebutuhan dan juga pernak-pernik lainnya.

Namun, pemandangan berbeda juga dirasakan Camelia saat meninjau Pasar Muara Takus Medan, Kel. Madras Hulu, Kec. Medan Polonia. Tak seperti kehadirannya di Pasar Tradisional Starban, kehadiran Camel di Pasar Muara Takus sedikit mendapat cibiran dari salah seorang pedagang disana.

"Jangan datang-datang cuma bawa janji-janji ajalah, kasih juga (uang) kami sedikit baru kami pilih," ujar seorang pedang kepada Camel.

Mendengar hal itu, Camel pun langsung mengatakan bahwa dirinya tidak mau melakukan money politic untuk bisa memenangkan dirinya ke Senayan dalam Pileg 2019 ini.

"Maaf ya Pak, saya bukan gak mau ngasi (uang) ke bapak-bapak. Tapi saya gak mau melakukan money politic. Karena untuk apa saya kasi ke bapak sekarang, tapi nanti setelah saya terpilih saya gak kemari-kemari lagi. Apa bapak mau yang seperti itu?," jelas Camel mempertanyakan kembali ke pedagang tersebut.

Mendengar jawaban Camel tersebut, pedagang itupun hanya diam dan tiba-tiba mengatakan bahwa dirinya adalah pendukung Prabowo - Sandi.

Mengetahui bahwa pedagang itu pendukung Prabowo - Sandi, Camel mengatakan terserah siapapun pilihan Presidennya. Karena yang terpenting baginya jangan sampai masyarakat terpecah belah hanya karena berbeda pilihan.

"Yaudah, terserah bapak saja mau milih siapa. Itukan pilihan bapak, yang penting kita jangan ribut karena beda pilihan," pungkasnya./ck