Bupati Langkat Terbit Rencana PA Serah Terimakan Lapangan Tembak SPN Hinai Kepada Kapoldasu

halKAhalKI.com, Langkat - Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin serah terimakan lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Utara kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, Selasa sore (26/2/2019).

Acara serah terima lapangan tembak SPN tersebut ditandai dengan peresmian penggunaan lapangan tembak untuk kebutuhan SPN Polda Sumatera Utara.

Mulai digunakannya lapangan tembak yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Langkat ditandai dengan penguntingan pita di pintu gerbang lapangan tembak oleh Irjen Pol Agus Andrianto yang dirangkai dengan penyerahan berita acara pembangunan lapangan tembak dari Bupati Langkat kepada Kapolda Sumatera Utara.

Kemudian dilanjutkan penanda tanganan prasasti oleh Irjen Pol Agus Andrianto di lapangan tembak SPN Polda Sumatera Utara.

Usai kegiatan peresmian dan penyerahan berita acara dilanjutkan dengan deminstrasi kemagiran menbak oleh para instruktur menembak SPN Polda Sumatera Utara, para pejabat utama Polda Sumatera Utara,Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir, Letkol Mar Danang Ary Setiyawan, Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan , Kapolres Binjai.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto kepada halKAhalKI.com mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah membangun lapangan tembak SPN Polda Sumatera Utara.

"Jajaran Polda Sumatera Utara dalam hal ini SPN Polda Sumut,mengucapkan terima kasih atas penyelesaian pembangunan lapangan tembak SPN Polda Sumut," kata orang nomor satu di Polda Sumatera Utara tersebut.

Irjen Pol Agus Andrianto juga menyatakan lapangan tembak ini sangat penting untuk proses belajar mengajar siswa dan instruktur menembak SPN Polda Sumatera Utara.

"Ini sangat penting sekali untuk membantu atau menunjang proses belajar mengajar disini, karena setiap anggota Polri nelalui proses pendidikan yang salah satunya pelajaran menembak. Dengan adanya lapangan tembak ini sangat menunjang bagi anggota untuk bisa berlatih menggunakan senjata api" pungkas jendral bintang dua ini. /ref