Bupati Labuhanbatu Diundang RDP DPRD Sumut, Terkait Ganti Rugi Kebun

Foto surat Undangan RDP DPRD Sumut. /ist

Medan, hK2 | Bupati Labuhanbatu bersama PT Cisadane Sawit Raya, Polres Labuhan Batu dan Kantor Hukum Ranto Sibarani & Rekan selaku kuasa hukum Nadimah, Maswandi dan Haris Suwando diundang Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Sumut terkait ganti rugi kebun`

Hal ini dikatakan Ranto Sibarani SH kuasa hukum Nadimah. "Sesuai dengan surat Bamus DPRDSU 28 Oktober 2020, yang ditandatangani Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, memanggil Bupati Labuhan Batu, Polres Labuhanbatu, Ranto Sibarani dan Rekan selaku kuasa hukum Nadimah, Maswandi dan Haris Suwando pada 5 Oktober 2020 di ruang komisi A DPRDSU untuk membahas ganti rugi Kebun dan hal yang terkait lainnya,"katanya.

Ranto Sibarani SH menambahkan, lahan itu menjadi dipermasalahkan pada 2018 ketika ada pihak yang bekerja sama dengan Cisadane atas sepengetahuan anak Yohanna, Gita Sapta Adi yang kini menjadi Direktur PT Cisadane.

"Jadi kami curiga mengapa setelah ada kerja sama dengan pihak ketiga tahun 2018 baru lahan ini jadi masalah," kata Ranto.

Sebelumnya diketahui, Dengan tersedu-sedu, Nadimah, janda berumur 57 tahun mengadu nasibnya kepada Komisi A DPRD Sumatra Utara (Sumut), di Ruang Komisi A DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis ( 6/8/2020).

Nadimah dituduh mencuri sawit di kebunnya sendiri. Kebun seluas 20 ha itu terletak di Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.

Selanjutnya 1 2