BPODT dan Poldasu Gelar Sosialisasi Cegah Gratifikasi dan Tipikor

Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan dan Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol JamesĀ  Hasudungan Hutajulu dalam sosialisasi Sosialisasi Pemahaman Gratifikasi dan Pencegahan Tipikor, Rabu (22/9/2021). / dok

halKAhalKI.com, Medan | Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara gelar Sosialisasi Pemahaman Gratifikasi dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi yang diikuti oleh pegawai BPODT di Kantor Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Medan, Rabu, (22/09/21).

Sosialisasi ini dihadiri Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan. Dalam sambutannya menyampaikan sosialisasi ini bertujuan agar pejabat dan pegawai di lingkungan BPODT harus memiliki pengetahuan terkait pencehagan tindak pidana korupsi, serta penanganan gratifikasi di Lingkungan BPODT.

Jimmy juga berharap agar BPODT dan Polda Sumut dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pembangunan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional Sebagamaina telah diamanatkan Bapak Presiden RI.

Senada juga di sampaikan Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol James  Hasudungan Hutajulu, ia mengapresiasi BPODT karena telah menyelenggarakan sosialisasi dilingkungan BPODT.

James juga berharap para Pegawai yang mengikut Sosialisasi tersebut bisa memahami dan tetap menjaga integritas pegawai. Dalam pemaparannya, Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut ini menyampaikan bahwa, Sejarah Korupsi di Indonesia sudah ada di Masa VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie), dimana VOC merupakan sebuah asosiasi dagang yang memonopoli perekonomian di nusantara.

Selanjutnya 1 2 3