Berbagai Kendala Coklit di Langkat

Foto : PPDP didampingi Panwascam mempelkan stiker Coklit disalah satu rumah yg penghuninya selesai di Coklit di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, 23/1/2018.

Langkat,halKAhalKI.com - 12 hari tahapan pemutakhiran data pemilih pencocokan dan penelitian (Coklit) Daftar pemilih yang berlangsung serentak Secara nasional.

Dalam kurun waktu tersebut banyak dijumpai berbagai kendala dalam Pelaksanana coklit seperti logistik coklit kekurangan stiker dan formulir pendataan, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) maupun di penduduk potensial pemilih.

"Memang ada beberapa kendala yang kita temukan. Oleh sebab itu, kita melakukan rapat koordinasi dengan petugas PPK," terang Ketua KPU Langkat Agus Arifin melalui T Benyamin Koordinator Divisi Partisipasi masyarakat didampingi Sopian Koordinator Divisi Hukum KPU Langkat kepada jurnalis, Selasa (30/1/2018).

Kendala ditemukan dilapangan, menurutnya, adanya kekurangan formulir dalam melaksanakan coklit. Dan kini sudah teratasi dengan memperbanyak formulir tersebut. "Memang kemarin kita sempat kekurangan formulir, setelah kita melakukan konsultasi dengan KPU RI, semua sudah teratasi," terang mereka.

Adapun kendala terbanyak yang terjadi, papar dia, adalah kendala warga yang tidak berada ditempat saat petugas melakukan pendataan coklit. Dimana kebanyakan warga yang didatangi mengaku sedang bekerja, sehingga petugas harus berulang kali mendatangi rumah untuk melakukan pendataan.

"Kita sangat berharap, semua berjalan sesuai yang direncanakan. Dan kita juga berharap partisifasi warga dan antusias warga untuk memberikan data saat petugas melakukan coklit," jelasnya.

Selain itu, ada juga beberapa warga yang tidak memiliki Elektonik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). "Disini, bagi warga yang tidak memiliki E-KTP, diharapkan untuk mengurus kartu tanda pengenal dari Disdukcatpil (Suket), agar tim bisa melakukan pendataan," tegasnya.

Sementara untuk perugas PPK yang kurang memahami, terangnya, kita sudah meminta kepada PPS untuk mendampingi perugas coklit, agar pelaksanaannya berjalan lancar.

"Kami harapkan seluruh petugas Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) lebih teliti, agar jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada serentak sesuai dengan kenyataan yang ada," pinta mereka./ref.