Bawaslu Langkat “Razia” Peraga Kampanye Diluar Ketentuan.

Foto : Penertiban alat peraga Kampanye oelh Bawaslu Langkat. Kamis 27/12/2018.

Ketua DPC PDIP Langkat Minta Bawaslu Langkat berkeadilan dalam penertiban APK

halkahalki.com, Langkat - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara laksanakan penertiban  Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan, Kamis (27/12) siang.

Penertiban APK yang melibat personil dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Langkat, Polres Langkat,Kodim 0203/ Langkat,Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, Badan Pendapatan (Bapenda) Kabupaten Langkat yang berjumlah hampir 50 an orang.

Ketua Bawaslu Langkat Husni Laily kepada halKAhalKI  menyatakan, penertiban APK dibagi dalam tiga tim dan akan berlangsung selama dua hari (27, 28 Desember 2018,red).

 "Penertiban APK dan BK (Bahan Kampanye,red) sesuai dengan aturan KPU yang ada,dilaksanakan selama dua hari hari ini tanggal 27 dan besok tanggal 28, di bagi dalam tiga tim," kata Husni Layli.

"Hari ini dari perbatasan Langkat di tandem hilir sampai Besitang perbatasan Aceh dan Besok dari jalan Proklamasi (Stabat,red) hingga ke Kecamatan Bohorok," lanjut Ketua Bawaslu Langkat.

"Panwaslu Kecamatan juga terlibat dalam penertiban ini khususnya untuk menjangkau wilayah wilayah pedesaan," tutur Husni.

Foto : Penertiban alat peraga kampanye di Kabupaten Langkat, Kamis 27/12/2018

Beberapa kalangan partai politik, diantaranya Ralin Sinulingga Ketua DPC PDI P Langkat, meminta Bawaslu Langkat dalam penertiban APK dan BK tidak berlaku tebang pilih, jika ada yang diluar ketentuan harus di tertibkan tanapa melihat APK siapa.

"Kita mendukung penertiban yang dilakukan Bawaslu Langkat, jika ada APK maupun BK diluar ketentuan yang ada silahkan di tertibkan," tutur Ralin Sinulingga.

Ralin Sinulingga juga meminta Bawaslu Langkat dan timnya tidak berlaku tebang pilih terhadap APK maupun BK yang menyalahi prosedur.

"Kita berharap Bawaslu Langkat tidang tebang pilih dalam penertiban tersebut perlakuan harus sama dan berkeadilan jika ditemukan APK maupun BK yang bermasalah, jangan sampai kita mendengar adanya APK  siapa saja yang menyalahi prosedur tetapi tidak ditertibkan sementara APK yang lainnya dibongkar", lanjut Ralin.

"Penertiban inikan hanya dua hari katanya, bagaimana setelah penertiban tersebut kan tidak tertutup kemungkinan APK  maupun BK yang tidak memenuhi kreteria akan terpasang kembali," tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Langkat kepada halKAhalKI, Kamis malam 27/12/2018. /ref