Banyak Buku Uji Kendaraan Mati, Setelah Jembatan Timbang Ditutup

FOTO : Petugas Jembatan Timbang BPTD Wilayah II Sumut melakukan uji petik kenderaan angkutan barang yang melintas di Jalinsum dari Aceh tujuan Medan dan sebaliknya, di hembatan timbang Gebang, Langkat, Selasa (21/11/2017)

halKAhalKI.com - Langkat : Semenjak ditutupnya jembatan timbang di Sumatera Utara lebih dari 10 bulan, akibat ditarik ke Kementrian Perhubungan dalam pengoperasiannya. Banyak kenderaan angkutan terutama truk dan mobil bok yang mati buku ujinya tidak diperpanjang oleh pemilik armada angkutan.

"Bukan saja muatan yang membubung dan lebih tonasenya dari kenderaan angkutan barang yang beroperasi setelah tutup jembatan timbang, tetapi laik jalan kenderaan dan buku uji mereka habis masa berlakunya tidak doperpanjang". Ini terbukti dengan Uji Petik yang kita lakukan ini hari, kata Kepala jembatan timbang/UPPKB Gebang Bakhtaruddin Nadution, Selasa (21/11/2017).

Barusan kita ukur dimensi kenderaan, ada beberapa unit yang menyalahi dimensi, pada buku uji juga tidak sesuai dengan dimensi kenderaan.

"Contohnya mobil L 300 pic up BK 8533 CA batal uji, tetapi mobil ini beroperasi, seharusnya tidak boleh beroperasi sebelum lolos uji petik kenderaan". Inilah yang kita terapkan, kemudian kita tindak, kata Bakhtaruddin lagi./mo