Banggar DPRD Langkat Bahas KUA & PPAS R APBD 2018

halKAhalKI.com -Stabat : DPRD Kabupaten Langkat melalui Badan Anggaran membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R.APBD) Kabupaten Langkat Tahun 2018.

Rapat pembahasan KUA PPAS R.APBD 2018 Badan Anggaran DPRD Kab. Langkat bahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R.APBD) Kabupaten Langkat Tahun 2018. Rapat pembahasan KUA dan PPAS R.APBD 2018 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sapta Bangun didampingi Donny Setha Kamis 26/10/2017,rapat akan berlangsung hingga 28/10/2017.

Pembahasan KUA dan PPAS R.APBD 2018 dihadiri para Kepala SKPD bersama TAPD Kab. Langkat yang dipimpin langsung oleh Setdakab. Langkat Indra Salahudin, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Indra menjelaskan bahwa total jumlah pendapatan daerah yang akan dibahas dalam pembahasan KUA dan PPAS R.APBD 2018 ini sebesar Rp. 1.831.905.243.254,-

Menanggapi penjelasan Sekda, masing-masing Anggota Badan Anggaran seperti Nurul Azhar Lubis, M. Bahri,Rahmanuddin Rangkuti, Makmur Ginting dan Antoni Ginting memberikan masukan-masukan demi peningkatan PAD dan mengharapkan kepada para Kepala SKPD yang mengelola pendapatan agar lebih bergiat lagi mencari sumber-sumber pendapatan.

Salah satu Anggota Badan Anggaran H. Ajai Ismail,yang juga Ketua Fraksi Nasdem, memberikan masukan kepada Pemkab. Langkat demi peningkatan PAD, agar Pemkab dapat mengutip retribusi dari truk-truk pembawa bahan galian c walaupun izin galian c itu diterbitkan oleh provinsi.

Ajaib Ismail juga berharap kiranya di Langkat dapat dibuat pabrik pemecahan batu, karena saat ini batu-batu yang berasal dari sungai-sungai yang ada di Langkat dibawa keluar Langkat dan Langkat hanya menerima kerusakan jalan saja, dengan cara ini saya optimis PAD Langkat dapat naik signifikan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab. Langkat Muliani S, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Langkat tahun 2018 sebesar Rp. 141.646.531.298,- naik dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp. 131.076.423.284,-

Muliani mengungkapkan akan terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah Kab. Langkat, dimana saat ini khusus di Badan Pendapatan Daerah menargetkan pendapatan di tahun 2018 sebesar 4.504.000.000,- dan melalui pembahasan ini juga saya akan berupaya menambah target tersebut sebesar 3 milyar lagi./rel/red