‘Balon Walikota Medan’ Gelapkan Mobil Warna Hitam Milik Warga Hinai dan di Gadaikannya

Ilustrasi/ int

Langkat, halKAhalKI.com | Perjalanan panjang dan melelahkan bagi Maisyarah Warga Desa Batu Malenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Sumatera Utara untuk mengapai keadilan, mendapatkan kembali mobil Avanza warna hitam dengan nomor Polisi BK 11QF yang digelapkan seorang inisial MM yang juga warga Desa yang sama dengan Maysarah dan yang telah menyatakan dirinya sebagai balon Walikota Medan melalui jalur perseorangan.

Upaya mencari dan mengapai keadilan telah dilakukan Maysarah dengan melaporkan kasus penggelapan mobil miliknya ke Polres Langkat pada bulan November 2019, namun hingga kini mobil Avanza warna hitam milik Maysarah belum juga kembali kepadanya.

Hal tersebut diutarakan kuasa hukum Maysarah, Mas'ud,MZ,SH,MH kepada halKAhalKI.com, Sabtu (11/1/2020) di Polres langkat dan kasus pengelapan mobil twersebut melibatkan 2 orang tersangka yakni MM telah ditahan di Rutan Tanjung Pura dan EG warga Desa Namo Tating Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Sumatera Utara kini mendekam di Rumah Tahanan Polres Langkat, keduanya diduga melakukan pengelapan mobil Avanza warna hitam dengan nomor Polisi BK 11QF milik Maysarah.

Mas'ud menjelaskan kasus pengelapan tersebut berawal saat MM menemui Maysarah di rumahnya dan menceritakan dirinya akan mencalonkan diri sebagai calon Walikota Medan melalui jalur independen (jalur perseorangan) dan ia butuh kenderaan oprasional untuk tim. Terkait hal tersebut MM hendak menyewa mobil korban untuk membantu membayar angsuran bulanan mobil tersebut.

Selanjutnya 1 2 3