Apdesi Langkat Dituding Potong DD 4 Persen, Ini Kata Sekretarisnya

Sekretaris Apdesi Kabupaten Langkat, Hasan Basri. /dok

halKAhalKI.com, Langkat | Adanya pemberitaan di sebuah media online Medan, berjudul ‘Pemdes se Kabupaten Langkat Sesalkan Pemotongan DD Oleh Apdesi”. Dibantah Apdesi Langkat dan akan berpikir membawanys ke ranah hukum.

Hal ini disebutkan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Langkat melalui Sekretarisnya, Hasan Basri yang menyatakan, pihaknya tengah mengkaji untuk membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum, dengan delik aduan pencemaran nama baik dan UU ITE.

Hasan juga membantah pemberitaan tersebut. “Pemberitaan itu tidak benar, kita tengah melakukan pengkajian untuk melaporkannya, kita akan tempuh jalur hukum. Untuk masalah hukumnya, kita telah berkordinasi dengan Kuasa Hukum Apdesi Langkat, Togar Lubis SH MH,”sebut di Stabat Minggu (11/4/2021).

Menurutnya, isi berita  yang menuding Apdesi Langkat melakukan pemotongan Dana Desa (DD)  sebesar 4 persen itu, melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Sebab isi redaksinya langsung mengadili tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. Bahkan, pemberitaannya  juga terlalu mengada-ngada dan bercampur opini si pembuat beritanya. 

“Tentu ini membuat saya heran, juga ketua (Iskandar, red), dengan isi berita tersebut, kok ada produk jurnalis yang isi menghakimi dan bercampur opini si pembuat beritanya,”ungkapnya.

Selanjutnya 1 2