Ambulan CSR Pertamina Beralih Fungsi Jadi Ambulan Caleg.

halKAhalKI.com, Langkat - Warga Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat penasaran dan mempertanyakan ambulance yang disebut sebut merupakan bantuan Pertamina bagi masyarakat umum, kini sulit digunakan untuk kebutuhan masyarakat umum.

Hal ini disebabkan ambulan yang disebut sebut merupakan bentuk Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina kepada masyarakat setempat kini beralih fungsi menjadi ambulan salah satu partai peserta Pemilu 2019.

Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan keheranannya sebab setahun yang lalu setelah diserahkan pihak pertamina kepada Kepala Desa Tanjung Putus, ambulan tersebut disimpan dan dioperasionalkan dibawa koordinasi Kepala Desa.

"Dulu ambulan itu disimpan di rumah Kades dan masyarakat bebas menggunakannya sesuai kebutuhan kesehatan warga," cetus seorang warga yang engan menyebutkan namanya.

"Tapi kini ambulan tersebut dikuasai dan disimpan dirumah pak caleg (calon alegislatif) itu dan kaca belakang nya ditempeli logo partai yang ada foto tiga calegnya dan parahnya kami kalo perlu harus minta ijin bapak itu," keluhnya.

Disebutkan beberapa warga Desa Tanjung Putus, setahun yang lalu Desa mereka mendapat bantuan mobil ambulan dari Pertamina, sehingga warga Tanjung Putus merasa senang dan beberapa warga sering menggunakannya. Namun, akhir-akhir ini warga merasa kesulitan bila ingin menggunakan mobil ambulan tersebut, karena kini berada di rumah salah seorang ketua partai di Langkat.

Kalau memang sekarang milik partai, warga berhak tahu supaya tidak lagi mengharapkannya. Sebaliknya, jika ambulan tersebut milik rakyat, warga berharap kepada ketua partai tersebut supaya legowo menyerahkannya kepada masyarakat Tanjung Putus melalui kepala desa.

Sementara itu, Kades Tanjung Putus, Ernianto yang hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat dan saat dihubungi melalui seluler, tidak aktif. Namun dari sumber layak dipercaya di Kantor Desa Tanjung Putus menjelaskan, ambulan itu adalah bantuan Pertamina untuk masyarakat Desa Tanjung Putus.

Hal itu juga tidak terlepas dari lobi kader salah satu partai kepada Pertamina, juga keberhasilan Kepala Desa dan warga Tanjung Putus sehingga saat itu Tanjung Putus menjadi desa percontohan terbaik se-Kabupaten Langkat, hingga Pertamina memberikan ambulan.

Operasional dan perawatan mobil, sesuai kesepakatan di kantor desa. Supir digaji dari anggaran desa sesuai dengan honor perangkat desa di Tanjung Putus."Sementara perawatan diambil dari dana desa Tanjung Putus,"ujar perangkat desa yang tidak ingin menyebutkan jati dirinya.

Sementara itu Unit Manager Communication and CSR MOR I Pertamina, Rudi Ariffianto kepada halKAhalKI.com saat di konfirmasi Selasa malam 4/12/2018 menyatakan, bantuan Pertamina kepada masyarakat digunakan untuk kepentingan masyarakat dan tidak untuk politis.

"Saya instruksikan tim untuk telusuri penerima manfaat dan untuk ditindaklanjut sesuai berita acara. Ini juga penting bagi para penerima manfaat agar bantuan yang diserahkan Pertamina dapat digunakan sebesar besarnya untuk kepentingan masyarakat dan tidak dikaitkan dengan hal hal yg bersifat politis,"kata Rudi Ariffianto.

Unit Manager Communication and CSR MOR I itu juga berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan mengembalikan ambulan ke fungsinya

"kita telusuri besok ya penerima manfaatnya siapa untuk kami berikan teguran dan agar dikembalikan kepada kondisi semula,"./ref