3 Hari Nelayan Sei Bilah Hilang Ditengah laut, Pencarian Masih Berjalan

Gafaruddin, nelayan tradisional pukat layang, yang hilang di tengah laut Brandan. /ist

halKAhalKI.com, Langkat| Hingga hari ketiga pencarian terhadap Gafaruddin (55) nelayan tradisional pukat layang, yang hilang di tengah laut Brandan, terus dilakukan warga dengan menggunakan sampan (perahu) tradisional bersama tim SAR Kabupaten Langkat, Sat Polairud Polres Langkat, Sabtu (24/7/21).

Gafaruddin merupakan warga Lingkungan 7 pasar pompa. Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat diduga jatuh dan tenggelam di sekitar ambai sitting laut Kuala Brandan, saat terjadi ombak dan angin kencang yang menghantam perairan Selat Malaka pada Kamis (22/7/21) sore.

Dan sampan korban ditemukan nelayan lainnya, terapungg ditengah laut tanpa penghuni.

Sebelumnya diketahui, saat itu Gafaruddin melaut seorang diri, dengan menggunakan sampan tradisional terbuat dari kayu berukuran lebih kurang 7 meter, usai ombak dan angin kencang mulai reda, nelayan lainnya yang hendak pulang dari melaut, melihat sampan korban terombang ambing di tengah laut kuala Brandan.

Selanjutnya 1 2