2 Revolver, Softgun dan 5,86 Gram Sabu serta Pengedarnya Diringkus Ditresnarkoba Polda Jatim

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko bersama Diresnarkoba Polda Jatim, Kombes Hanny Hidayat, Wadir Resnarkoba Akbp Aris Supriyono dan Kasubdit 1 Kompol Daniel Marunduri saat konferensi pers di Balai Wartawan Polda Jatim, Selasa (16/3/2021). /dok





halKAhalKI.com, Surabaya | Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur berhasil meringkus KD (33) warga Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. KD ditangkap di rumahnya dan darinya polisi menemukan barang bukti 10 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor seluruhnya 5,86 gram serta alat isapnya.

Penangkapan terhadap KD oleh Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Jatim, berawal dari informasi masyarakat. "Barang bukti berupa dua unit senjata api jenis revolver, dan satu unit air softgun jenis FN beserta peluru tajam caliber 38 Milimeter," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko pada konferensi pers di Balai Wartawan Polda Jatim, Selasa (16/3/2021).

Sementara Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Jatim, Kombes Hanny Hidayat didampingi Wadir Resnarkoba Akbp Aris Supriyono dan Kasubdit 1 Kompol Daniel Marunduri, menyebutkan motif pelaku KD disinyalir sebagai pengedar/penjual narkotika jenis narkotika jenis Sabu dan pemilik senjata api rakitan.

"Dari hasil pengakuan tersangka KD, senjata api tersebut didapatkan dari tersangka (UC) warga Mojokerto. Selanjutnya polisi terus melakukan pengembangan terhadap DPO berinisial MAS sebagai pemilik Shabu," ungkap Diresnarkoba.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun hukuman penjara. Serta Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951 dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya.