14 ribu Pelajar Langkat Akan Menjadi Pemilih Di Saat Pilkada 27 Juni 2018.

Foto : Sosialisasi Pengawasan Pengawasan Pemiu 2019 yang di laksanakan Panwaslu Langkat di Stabat Sea food jalan KH Zainul Arifin Stanbat,15/12/2017.

https://youtu.be/S8qlzgB4AcI

halKAhalKI.com - Stabat : Menjelang hari pemungutan suara  Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018 yang dilaksanakan secara serentak dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Gubernur pada tanggal 27 Juni 2017.

Banyak persoalan yang terkait pemenuhan hak pilih rakyat terutama di Kabupaten Langkat yang harus diselesaikan segera oleh instansi terkait dan juga penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten Langkat.

Berdasarkan data yang diperoleh halKAhalKI.com dari Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan pada tanggal 31/10/2017 diketahui sebanyak 131.345 orang penduduk Kabupaten Langkat belum melakukan rekam dan memiliki KTP elektronik, "Dari total semua inilah kita temukan jumlah warga yang belum melakukan rekam E-KTP sekitar 131.345 jiwa" jelas Matehsa Sitepu.

Baca juga :
7 Bulan lagi “Nyoblos”, Pemilih Potensial Khawatirkan Kehilangan Hak Pilihnya
131.345 Pemilih Terancam Tidak Nyoblos, Jika Tidak Terekam KTP Elektronik

Jumlah yang 131.345 warga yang telah memenuhi ketentuan untuk rekam dan memiliki KTP elektronik di bulan Oktober 2017 tersebut merupakan angka yang banyak.

Di akhir Desember 2017 yang tinggal menghitung bulan pelaksanan pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018, semoga jumlah seluruh penduduk yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih tersebit telah merekamkan dirinya dan memiliki KTP elektroniknya  atau setidaknya semakin kecil persentase yang belum terekam datanya dan memiliki KTP atau surat keterangan pengganti KTP elektronik. 

Pantauan halKAhalKI.com, Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Langkat melalui kantor Kecamatan  dan Kantor Kepala Desa berupaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat untuk merekamkan data data kependudukannya, seperti membuka pelayanan rekam KTP elektronik di Kantor camat dan kantor Kepala Desa.

Sementara itu Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Langkat Matehsa Sitepu mengakui masih ada pemilih pemula di kalangan pelajar yang belum terekam dan memiliki KTP elektronik.

Hal  ini dinyatakan Matehsa Sitepu dihadapan sejumlah pelajar  peserta Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 bagi siswa Sekolah lanjutan tingkat (SLTA) yang dilaksanakan Panwaslu Kabupaten Langkat di Stabat Seafood Jalan KH Zainul Arifin Stabat Sabtu 15/12/2017.

Saat ini ada 1.000.100 penduduk Kabupaten Langkat dan yang wajib memiliki KTP elektronika sekitar 827 ribu serta pemilih pemula sekitar 14.000 orang yang menjelang usia 17, akan memasuki usia tujuh belas pada hari pemilihan Pilkada Langkat 2018, papar Matehsa sebagai narasumber kegiatan sosialisasi tersebut.

Dalam sosialisasi tersebut Matehsa Sitepu juga menghimbau pelajar dan masyarakat untuk secara proaktif merekamkan data kependudukannya di Kantor Kecamatan dimana warga bertempat tinggal serta mendatanginya Kantor catatan sipil dan kependudukan yang dipimpinnya untuk mendapatkan KTP elektronik setelah merekamkan data datanya.

Pada sosialisasi tersebut pelajar juga mengungkapkan berbagai oermasalahan yang dialaminya dalam merekam data dan mendapatkan KTP elektronik.

Mendengar keluhan para pelajar, Mahtesa Sitepu berjanji akan membantu dan mempermudah pelajar dan masyarakat Langkat lainnya dalam merekam data serta mendapatkan KTP elektronik atau surat keterangan penggnti KTP./ref.