131.345 Pemilih Terancam Tidak Nyoblos, Jika Tidak Terekam KTP Elektronik

FOTO : Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Langkat Matehsa Sitepu, 

halKAhalKI.com - Stabat : Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang pelaksanaannya secara bersamaan di tahun 2018 di Kabupaten Langkat khususnya tercatat sedikitnya 131.345 warga di Kabupaten Langkat, tidak terekam dan memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektrik (E-KTP).

Jika kondisi tidak di tindaklanjuti dengan program program proaktif menjaring para pemilih potensial untuk perekaman data KTP Elektronik yang terintegrasi pada Sistim administrasi kependudukan (Simduk), bukan tidak mungkin 131.345 pemilih potensial terancam tidak bisa melaksanakan hak politiknya sebagai salah satu hak demokrasi setiap warga negara Indonesia.

Hal ini berdasarkan rekap data yang saat ini diterima Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Langkat. "Sejauh ini memang ada ribuan warga yang belum memiliki E KTP," kata Kepala Dinas Disdukcatpil Matehsa Sitepu, Selasa (31/10). 

Sementara menurutnya, jumlah warga di Kabupaten Langkat sekitar 1.090.108 juta jiwa. Dengan jumlah warga yang wajib memiliki E-KTP sekitar 819.938 ribu jiwa. Dan sudah melakukan rekam E-KTP berjumlah 688.593 ribu jiwa.  

Baca Juga :
Dengan Suket Pemilih Bisa Nyoblos.

"Dari total semua inilah kita temukan jumlah warga yang belum melakukan rekam dan wajib memiliki E-KTP sekitar 131.345 ribu jiwa," jelas Matehsa Sitepu.

Selaku kepala Dinas Matehsa Sitepu mengakui, kalau pihaknya terus melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, baik ditingkat Kecamatan dan Kelurahan serta Desa. Agar warga melakukan perekaman data dan mencetak E-KTP ke kantor Disdukcatpil. 

"Kalau sosialisasi terus kita lakukan, karena E-KTP sangat dibutuhkan, sebab selain sebagai pengenal, dengan memiliki E-KTP kita bisa memiliki hak suara dalam Pilkada 2018 mendatang," papar dia. 

Matehsa Sitepu juga mengakui, saat ini stok blangko E-KTP masih mencukupi bagi warga yang ingin melakukan rekam E-KTP. Jadi diharapkan warga untuk segera mendaftarkan diri melakukan rekam E-KTP.

"Kalau stok blanko E-KTP sejauh ini masih mencukupi mari kepada warga untuk mendaftarkan diri membuat E-KTP, paling tidak melakukan kepam ke Dinas Disdukcatpul agar dapat mengikuti Pilkada 2018 mendatang," ajak Matehsa Sitepu./ref