13 Anggota PPS dilantik KPU Langkat. 

halKAhalKI.com - Stabat : Ketua KPU Langkat Agus Arifin melantik 13 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 11 Kecamatan di Kantor KPU Langkat Jalan Imam Tambeleng Stabat,Sabtu 2/12/2017

Berdasarkan data yang dirangkum dari KPU Langkat, pelantikan 13 orang anggota PPS yang berasal dari 11 kecamatan, diantaranya Kecamatan Selesai Desa Kuta Parit Ngapuken Peranginangin, Arjuna Surbakti dan Makmur Rasyid. Kecamatan Wampu Desa Pertumbukan Yusnita Syahri.

Kecamatan Gebang Desa Pasiran Lidiana Br. Sembiring. Kecamatan Binjai Desa Sendang Rejo Hendy. Kecamatan Kutambaru Desa Perk.  Maryke Edi Syahputra.

Selanjutnya Kecamatan Sei Lepan Desa Mekar Makmur Wawan Kurniawan. Kecamatan Pangkalan Susu Desa Pangkalan Siata Rika Mawarni. Kecamatan Sawit Seberang Desa Alur Melati Ahmad Arifin dan Iqbal Prana Ginting. Kecamatan Kuala Desa Sido Selamet Desi Safiki dan Kecamatan Bahorok Desa Perk. Pulo Rambung Siti Ardianti.

Nama nama tersebut merupakan  penganti 13 anggota PPS yang mengundurkan diri demikian dinyatakan Ketua KPU Langkat Agus Arifin.

Ya kita sudah melantik 13 orang PPS PAW, karena ada yang mengundurkan diri disebabkan mereka doble job, kalau kami tidak ada masalah doble job yang penting mampu membagi waktu saat dibutuhkan, tapi menurut keterangan mereka yang mundur tempat mereka bekerja sebelum di PPS yang melarang mereka untuk doble job,”tutur Agus.

Dalam arahannya kepada 13 anggota PPS yang baru di Lantik Ketua KPU  Agus Arifin,kepada PPS yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas, fungsi dan wewenang,saat ini sudah masuk tahapan penyelenggaraan untuk itu pergantian antar waktu ini harus segera dilantik, agar mereka dapat segera menyesuaikan dengan teman mereka yang terdahulu. Sementara itu ke-13 orang PPS pengganti antar waktu itu sudah ikut Bimtek sehingga mereka sudah punya bekal untuk menjalankan tugas.

“Semoga PPS yang baru dilantik ini dapat bekerjasama dengan yang sudah terlebih dahulu dilantik, dapat bekerjasama dengan teman-teman PPS lainnya, solid, dan mampu menjalin komunikasi dengan desa, kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga penyelenggara Pilkada diatasnya,” kata Agus./ref